Pengangkutan Makanan Dari Tempat Pengolahan Ke Pasien
Mei 20, 2008
Makanan yang berasal dari tempat pengolahan memerlukan pengangkutan untuk disimpan atau disajikan.
Kemungkinan pengotoran makanan terjadi sepanjang pengangkutan, bila pengangkutannya kurang tepat dan alat angkutnya kurang baik dari segi kualitasnya.
Baik buruknya pengangkutan dipengaruhi oleh beberapa faktor:
1. Tempat/alat pengangkut
Tempat/alat pengangkut dapat menggunakan kereta dorong bila pengangkutan makanan hanya dalam rumah, menggunakan baki apabila akan disajikan dan dengan truk/mobil bila diangkat dari rumah.
2. Tenaga pengangkut
Tenaga pengangkut yang perlu untuk diperhatikan adalah tidak berpenyakit menular, carrier, dan mempunyai personal higiene baik.
3. Tehnik pengangkutan
Pengangkutan makanan memerlukan cara yang baik agar makanan tidak terjadi pengotoran/kontaminasi selama perjalanan.
Prinsip Pengangkutan Makanan Siap Santap
Makanan siap santap lebih rawan terhadap pencemaran sehingga perlu perlakuan yang ekstra hati-hati. Oleh karena itu dalam prinsip pengangkutan makanan siap santap perlu diperhatikan sebagai berikut:
1) Setiap makanan mempunyai wadah masing-masing
2) Isi makanan tidak terlampau penuh untuk mencegah terjadinya kondensasi. Uap makanan yang mencair (kondensat) merupakan media yang baik untuk pertumbuhan bakteri sehingga makanan cepat basi.
3) Wadah yang dipergunakan harus utuh, kuat dan ukurannya memadai dengan makanan yang ditempatkan dan terbuat dari bahan anti karat atau bocor.
4) Pengangkutan untuk waktu yang lama harus diatur suhunya agar tetap panas 60ºC atau tetap dingi 4ºC.
5) Wadah selama perjalanan tidak boleh selalu dibuka dan tetap dalam kedaan tertutup sampai ditempat penyajian.
6) Kendaraan pengangkut disediakan khusus dan tidak digunakan untuk keperluan mengangkut bahan lain (Sri Halami, 2007).
Entry Filed under: Kesehatan. .

Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed